Selamat Membaca
Bahasa, Tips

15 Tips Latihan Untuk Menjadi Penulis Handal

Latihan menulis adalah cara yang sangat bagus untuk meningkatkan keterampilan menulis dan melahirkan ide-ide baru untuk karya tulisan yang akan datang. Latihan itu juga dapat memberi Anda sebuah pandangan baru akan proyek tulisan yang kini sedang Anda geluti. Salah satu manfaat melakukan latihan menulis secara pribadi adalah Anda dapat membebaskan diri Anda dari rasa takut dan perfeksionisme. Untuk menjadi penulis, adalah penting untuk sesekali menulis tanpa beban memenuhi standar publikasi. Jangan takut tidak sempurna. Itulah gunanya latihan. Apa yang Anda tulis saat Anda berlatih menulis mungkin bukanlah karya terbaik Anda, namun itu akan melatih Anda untuk menulis dengan baik saat Anda harus menghasilkan karya tulisan yang terbaik.

15 tips latihan menjadi penulis handal - Zona Latihan

  1. Pilih sepuluh orang yang Anda kenal dan deskripsikan setiap orang itu dalam satu kalimat.
  2. Rekam acara bincang-bincang di radio dengan durasi lima menit. Tulis dialognya dan tambahkan deskripsi naratif untuk pembicara yang ada di rekaman, beserta sikapnya, seolah-olah Anda sedang mengatur adegan drama.
  3. Tulis biografi Anda sendiri sepanjang lima ratus kata.
  4. Tulis surat kematian Anda sendiri. Buat daftar semua prestasi yang telah Anda capai. Tulislah seakan-akan Anda mati hari ini, atau lima puluh tahun (atau lebih) kemudian.
  5. Deskripsikan kamar Anda dengan tiga ratus kata.
  6. Tulis wawancara fiksi dengan Anda sendiri, teman Anda, selebritis, atau karakter khayalan. Tulis wawancara itu dalam gaya tulisan majalah atau publikasi yang benar (atau salah), seperti Time, People, Rolling Stone, Cosmopolitan, Seventeen, atau Maxim.
  7. Pilih koran atau tabloid supermarket. Pilih artikel yang menurut Anda menarik dan gunakan artikel itu sebagai dasar untuk menulis sebuah cerita.
  8. Tulis buku harian seorang karakter khayalan.
  9. Cari sebuah paragraf dari buku — buku favorit atau bukan — dan tulis kembali isi paragraf itu dalam gaya tulisan yang berbeda, seperti noir, roman gothik, fiksi picisan, atau cerita horor.
  10. Pilih seorang penulis, yang Anda sukai meski bukanlah favorit Anda, dan buat daftar berisi hal-hal yang Anda suka dari cara penulis itu menulis. Ingatlah terlebih dahulu tulisan penulis itu tanpa membaca ulang tulisannya. Setelah Anda selesai membuat daftar itu, baca kembali tulisan penulis itu dan periksa apakah Anda melewatkan sesuatu hal atau apakah yang Anda daftar tidak benar. Analisa elemen-elemen apa yang ada dalam gaya tulisan penulis, yang dapat Anda terapkan pada tulisan Anda sendiri. Serta elemen-elemen apa yang sebaiknya tidak atau tidak bisa Anda terapkan. Ingatlah bahwa gaya tulisan Anda berbeda dari tulisan orang lain. Anda sebaiknya hanya berpikir bagaimana Anda dapat membuat gaya tulisan Anda menjadi lebih baik. Jangan pernah menirukan gaya tulisan orang lain dalam satu atau lebih latihan menulis.
  11. Cari karya tulisan yang pernah Anda tulis menggunakan orang pertama, dan tuliskan kembali dengan orang ketiga, atau vice-versa. Anda juga dapat melatih diri dengan mengganti keterangan waktu, narator, dan elemen-elemen lain. Jangan melakukan latihan ini pada satu buku penuh. Lakukan latihan ini pada karya tulisan yang lebih pendek. Sekalinya Anda sudah memakai suatu gaya tulisan, jangan pernah berganti lagi atau Anda hanya akan menghabiskan waktu untuk menulis ulang, bukan menulis.
  12. Cobalah untuk mengingat kenangan masa kecil Anda. Tulis semua yang dapat Anda ingat. Tulis ingatan-ingatan itu sebagai suatu adegan. Anda dapat melakukan itu dengan perspektif Anda sekarang atau perspektif Anda saat masih kecil dulu.
  13. Ingat perdebatan yang pernah Anda alami dengan orang lain. Tulis perdebatan itu dari sudut pandang orang dengan siapa Anda berdebat. Ingat bahwa intinya adalah melihat perdebatan itu dari sudut pandang orang lain, bukan sudut pandang Anda. Ini adalah latihan menulis pemikiran orang lain, bukan untuk membuktikan Anda salah atau benar.
  14. Deskripsikan suatu tempat dengan dua ratus kata. Anda dapat menggunakan semua indra yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu, tapi jangan gunakan indra penglihatan. Anda dapat mendeskripsikan rasa, suara, suasana, bahkan bau sesuatu. Cobalah untuk menulis dengan cara seperti itu sehingga pembaca benar-benar dapat membayangkan suatu tempat sampai dengan detail-detailnya.
  15. Duduklah di rumah makan atau tempat ramai, kemudian tulis penggalan-penggalan percakapan yang Anda dengar. Dengarkan orang-orang yang ada di sekitar Anda — bagaimana mereka berbicara dan kata-kata apa yang mereka gunakan. Sekalinya Anda telah melakukan hal ini, Anda dapat berlatih untuk menyelesaikan percakapan mereka. Tulis apa yang akan terjadi selanjutnya pada percakapan itu menurut versi Anda. Sesuaikan gaya bahasanya.

Diterjemahkan dari:
Nama situs  : Writer`s Resource Center
Judul artikel : Fifteen Craft Exercises for Writers Stumble it!
Penerjemah : Dian
Sumber       : http://pelitaku.sabda.org/lima_belas_latihan_menuju_penulis_andal

About Bryant

Jadilah teladan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: